Kertas Kerja Pemulihan pascabencana sumatera

Kertas kerja ini mengajukan argumen bahwa transfer tunai dan basic income (jaminan pendapatan) berbasis individu maupun rumah tangga merupakan opsi kebijakan yang relevan, terukur, dan bermartabat untuk memperkuat pemulihan pascabencana besar di Sumatera—khususnya di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara—sekaligus membuka jalan bagi pembaruan arsitektur perlindungan sosial Indonesia. Dalam konteks meningkatnya krisis iklim,  kerentanan bencana, tingginya informalitas tenaga kerja, ketimpangan regional, serta ketidakpastian ekonomi global, respons kebijakan pascabencana yang semata bersifat karitatif, fragmentaris, dan jangka pendek terbukti tidak cukup menjamin stabilitas hidup rumah tangga terdampak. Berangkat dari pembelajaran dan pengalaman internasional mengenai basic income dan multipurpose cash transfer, kertas kerja ini menekankan bahwa bantuan tunai tanpa syarat yang dirancang secara cermat dapat meningkatkan rasa aman, ketahanan sosial, serta kapasitas pengambilan keputusan individu dan rumah tangga—tanpa menurunkan insentif kerja. Berbeda dari perdebatan normatif semata, studi ini menyajikan skenario dan simulasi kebijakan yang terukur, termasuk delapan (8) variasi model/intervensi (survival cash, multipurpose cash, basic income, skema berjenjang berbasis dampak, hingga cash-for-work), durasi intervensi, nilai transfer, serta estimasi anggaran yang realistis. Dalam konteks Indonesia, tunjangan tunai atau jaminan pendapatan berbasis rumah tangga merupakan desain yang paling feasible secara administratif, sensitif terhadap struktur rumah tangga, serta efektif dalam menjaga konsumsi dasar dan mempercepat pemulihan ekonomi mikro.

Penulis: Sugeng Bahagijo, Yanu Endar Prasetyo & Aloysius Gunadi Brata

Unduh Kertas Kerja: Download

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *