BRIN dan IAIN Langsa Bahas Riset sebagai Pilar Utama Keilmuan
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa menggelar Kuliah Riset BRIN bertema “Riset sebagai Pilar Utama Keilmuan” di Aula Gedung SBSN IAIN Langsa, Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini menjadi forum akademik strategis untuk membahas peran riset dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pembacaan terhadap realitas sosial, serta kontribusinya bagi kehidupan masyarakat. Forum ini diikuti oleh mahasiswa program sarjana (S1) dan magister (S2) IAIN Langsa.
Dosen FISIP Unimal dan BRIN Bahas Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Kependudukan
LHOKSEUMAWE – Pemulihan masyarakat setelah bencana banjir tidak cukup hanya mengandalkan bantuan logistik. Penguatan literasi kebencanaan, kemampuan masyarakat untuk bertahan secara mandiri, serta pemulihan kondisi sosial ekonomi menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.
Peneliti BRIN Gelar FGD Kebencanaan di Langsa
LANGSA (Azzawiy.id) – Saya berkesempatan terlibat dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kebencanaan dan Pemulihan Pascabencana Berbasis Kependudukan di Aceh”, sebagai peneliti kolaboratif yang bekerja sama dengan tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta peneliti dari Lhokseumawe.
Gugus Tugas BRIN, Langkah Pemulihan Sumatera Berbasis Riset
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat dukungan terhadap pemulihan Sumatera. Bagian dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) ini juga membentuk gugus tugas atau task force yang akan bertugas pada 2026-2028.
BRIN: Pemulihan Pascabencana Memerlukan Pendekatan Multidisiplin
Jakarta (ANTARA) – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Muhammad Najib Azca menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana perlu pula dilakukan dengan pendekatan multidisiplin.